Padahal beberapa asset Texmaco sudah dijual dengan alasan untuk membayarkan pesangon Karyawan yang telah di PHK. Dua asset lagi sudah mendapat persetujuan pemerintah yaitu Saritex dan Wastra Indah juga akan di lego.
Sebuah pertanyaan besar apakah hasil penjualan tersebut benar-benar akan didistribusikan untuk membayar pesangon Karyawan Texmaco?
Mengacu pada pengalaman masa lalu tentang kebijakan Manajemen Texmaco, dengan ini kami menuntut :
-
Hak Pesangon karyawan yang telah di PHK dibayarkan penuh paling lambat tanggal 17 Januari 2005
-
Manajemen Texmaco Transparan memaparkan aliran dana yang selama tidak jelas distribusi dan penggunaannya.
-
Meminta Pemerintah cq. Menteri Tenaga Kerja, Menteri Keuangan dan DPR-RI untuk memonitor aliran dana hasil penjualan asset-asset Texmaco dan hasil transaksi bisnis Texmaco.
Jakarta, 31 Desember 2004
Salam Perjuangan
Forum Texmaco Eks Karyawan
( Forteks )
Contract us
Arief Hidayat ( 021-70960307, 08156147094, 08122007378 )
Widyarso : 08161481590,
Rizal : 08154002826
DIarsipkan di bawah: Release | Tagged: forteks, india, pesangon, sinivasan, texmaco